Seleksi CPNS Bolsel

Formasi Kesehatan Dominasi Rekrutmen CPNS Bolsel

Ambangdotco, BOLSEL– Tenaga kesehatan mendominasi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) tahun 2019. Pasalnya, formasi tersebut terbilang cukup banyak dibanding tenaga pendidikan dan teknis.

Hal ini dibocorkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bolsel, Ahmadi Modeong, saat dihubungi jurnalis Ambangdotco, Rabu (06/10/2019).

Ahmadi mengaku, berdasarkan informasi dari Kemenpan-RB, tahapan pendaftaran CPNS secara serentak digelar pada 11 November 2019.

“Teknis pendaftaran CPNS seperti pada rekrutmen tahun-tahun sebelumnya, dimana para calon pelamar CPNS mendaftar via online portal resmi rekrutmen CPNS tahun 2019 yakni sscn.bkn.go.id,” tutur Ahmadi.

BKPSDM Bolsel, lanjut Ahmadi, bakal memberikan konsultasi hingga pendampingan mengenai tata cara pendaftaran CPNS secara online seperti yang dilakukan sebelumnya.

“Bila ingin mengetahui informasi lebih jelasnya, bisa langsung menghubungi staf di kantor BKPSDM Bolsel,” ucapnya.

Sejauh ini, menurut dia, syarat teknis yang wajib dilengkapi calon pelamar CPNS telah dipampang lewat papan informasi di sekretariat panitia seleksi di Kantor BKPSDM Bolsel.

“Informasi yang menjadi kebutuhan dalam rekrumen CPNS Bolsel, sudah diumumkan melalui papan informasi di kantor BKPSDM Bolsel. Untuk lebih jelasnya, para pelamar segera melihat langsung dipapan informasi,” imbuhnya.

Alhasil, besaran jatah CPNS sesuai kuota yang disetujui Kemepan-RB, Bolsel sendiri mendapat jatah sebanyak 186 CPNS. Jumlah tersebut terbagi atas tiga formasi masing-masing tenaga pendidikan sebanyak 66 formasi, tenaga kesehatan sebanyak 81 formasi serta tenaga teknis sebanyak 39 formasi. Dhay

Berikut ini, rincian formasi kuota CPNS Bolsel 2019 yang berhasil dihimpun redaksi Ambangdotco dari sumber BKPSDM Bolsel.

Tenaga Pendidikan 66 orang.

  1. Guru Bahasa Indonesia 5 orang.
  2. Guru Bahasa Inggris 3 orang
  3. Guru IPA 4 orang
  4. Guru IPS 10 orang.
  5. Guru Kelas 31 orang
  6. Guru Matematika 13 orang

Tenaga Kesehatan 83 orang.

  1. Apoteker 7 orang
  2. Dokter Umum 8 orang
  3. Dokter Gigi 6 orang
  4. Dokter Spesialis Anak 1 orang
  5. Dokter Spesialis Anestesi 1 orang
  6. Dokter Spesialis Bedah 1 orang
  7. Dokter Spesialis Kandungan 1 orang
  8. Dokter Spesialis Penyakit Dalam 1 orang
  9. Dokter Spesialis Radiologi 1 orang
  10. Entomolog Kesehatan 2 orang
  11. Epidemiolog Kesehatan 2 orang.
  12. Penyuluh Kesehatan Masyarakat 5 orang
  13. Perawat/Ners 8 orang
  14. Perekam Medis 1 orang
  15. Asisten Apoteker 5 orang
  16. Bidan 8 orang
  17. Fisioterapis 1 orang
  18. Perawat/D-III Perawat 9 orang
  19. Perawat Gigi 7 orang
  20. Perekam Medis 1 orang
  21. Laboratorium Kesehatan 2 orang
  22. Sanitarian 2 orang
  23. Teknisi Elektromedis 1 orang.

Tenaga Teknis 39 orang.

  1. Analisis Kebijakan 2 orang
  2. Analisis Kepegawaian 2 orang
  3. Arsiparis 1 orang
  4. Auditor 2 orang
  5. Auditor Kepegawaian 2 orang
  6. Medik Veteriner 1 orang
  7. Pamong Belajar 5 orang
  8. Penyuluh Pertanian 2 orang
  9. Perancang peraturan perundang-undangan 2 orang
  10. Pranata Hubungan Masyarakat 2 orang
  11. Pranata Komputer 5 orang
  12. Analis Kepegawaian 2 orang
  13. Auditor 2 orang
  14. Paramedik 1 orang
  15. Penguji Kendaraan Bermotor 1 orang
  16. Pranata Komputer / D-III, 3 orang
  17. Analis Lalu Lintas 1 orang
  18. Analis Mutu Hasil Perikanan 1 orang
  19. Teknisi Keciptakaryaan 1 orang
  20. Teknisi Rancang Bangun 1 orang.
102