Klinik Desa Pemkab Bolsel Curi Perhatian Dirjen PPMD

Ambangdotco, BOLSEL – Pengawasan tata kelola dana menjadi titik fokus Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Ini tercermin lewat konsultasi Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Deddy Abdul Hamid, di Kementerian Desa Pembangun Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT), Jumat (05/07/2019).

Mengawali pertemuan itu, wakil bupati yang diterima langsung Dirjen PPMD, Mohammad Fachri, menuturkan, audiens tersebut sebagai langkah awal pemerintah daerah membenahi sistem tata kelola dana desa.

“Pengelolaan dana desa yang cukup besar bukan berarti tanpa hambatan. Faktor yang cukup berpengaruh adalah kemampuan perangkat desa,” jelasnya.

Menurut dia, lewat program klinik desa yang sebelumnya dicanangkan mantan bupati lalu, pemerintah daerah telah berupaya mengawasi jalannya pengelolaan dana desa.

“Klinik Desa ini bertujuan meminimalisir hingga mencegah penyalahgunaan dana desa. Akan lebih baik bila program ini mendapatkan dukungan dari kementerian terkait melalui dukungan pengembangan kapasitas terhadap aparat desa,” paparnya.

Alhasil, rencana Pemkab Bolsel ini justru membuahkan hasil. Dirjen PPMD, Mohammad Fachri menyampaikan, pihaknya akan memaksimalkan pendampingan kepada aparat desa melalui program pendamping desa. “Program pemberdayaan maupun teknis pengelolaan dana desa tentu akan kami sinergikan ke tingkat selanjutnya,” tukas Fachri. nda

189