Lelang Mobil Dinas

Diburu Pejabat Daerah, Lelang Mobil Plat Merah di Boltim Tak Transparan

Ambangdotco, BOLTIM – Lelang kendaraan dinas di lingkup Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berlangsung alot. Pasalnya, perebutan kendaraan plat merah roda empat diminati berbagai kalangan pada Kamis (12/09/2019).

Pantauan jurnalis Ambangdotco, lelang terbuka yang diselenggarakan di aula Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), tak hanya diikuti masyarakat biasa dan pemilik showroom semata, malah diburu pegawai negeri hingga pejabat daerah setempat.

Imbasnya, satu unit kendaraan roda empat dinyatakan batal lelang, saking tinggi animo peminat memburu lelang kendaraan dinas. Tak pelak, pembatalan tersebut menuai sorotan lantaran pemerintah daerah dituding tidak transparan.

Baca Juga : Lelang Aset Daerah Boltim Diburu Peminat

Hal ini diungkapkan Woni Wagey, warga Manado salah satu peserta lelang terbuka kendaraan dinas milik Pemkab Boltim. Kepada sejumlah jurnalis, Wagey menilai, panitia lelang melakukan kesalahan saat lelang berlangsung.

“Di situs lelang, saya dapati kondisi kendaraan roda empat jenis Toyota Hilux bernomor polisi DB 8011 N, rusak berat. Sementara panitia berdalih, bahwa alasan pembatalan mobil itu masih dibutuhkan oleh pemerintah,” ucapnya.

Paling parah, lanjut Woni, panitia terkesan bertindak terburu – buru saat membatalkan lelang mobil itu. Hal ini, didukung dengan  dokumen pembatalan yang ditandatangani tanggal 6 Septmber. “Harusnya saat aanwjzing masalah ini diberitahukan. Karena di situ semua wajib disampaikan. Sebab lain, yang daftar di unit itu kami ada delapan orang,” sentilnya.

Kabid Barang Milik Daerah BPKPD, Ridel Ambarak dihubungi terpisah mengenai masalah tersebut, mengaku, wewenang tersebut merupakan domain dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL ) Manado. “Itu wewenang mereka. Kami hanya mengajukan usulan saja,” tampiknya.

Pun begitu, Ridel menyatakan, sejumlah unit kendaraan yang batal lelang akan diajukan kembali tahapan berikutnya dalam waktu dekat ini. Kendaraan itu akan diikutkan dengan lelang beberapa kendaraan dinas lainnya, berupa Toyota Fortuner bernomor polisi DB 3 N serta tiga unita Toyota Innova berplat nomor DB 7 N, DB 8 N dan DB 9 N.

“Total lelang ada 48 unit kendaraan roda empat dan satu unit dibatalkan. Kita akan ajukan beberapa unit yang dilelang bersamaan dengan satu unit batal lelang. Tetapi, jadwalnya kita tunggu kesempatan dari KPKNL,” tukasnya. Nda

521