anomali data kependudukan

Dukcapil Boltim Perbaiki Anomali Data Kependudukan

Ambangdotco, BOLTIM –Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) mulai memperbaiki anomali data kependudukan jelang Pemilukada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Hal ini dibeberkan, Kabid Pengelolaan Informasi dan Administrasi Kependudukan Dukcapil Boltim, Christanti Manangin kepada jurnalis Ambangdotco, Selasa (12/11/2019).

Dijelaskannya, anomali data kependudukan tersebut diakibatkan kala pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada medio 2010 silam. “Anomali data ini dampaknya adalah kependudukan ganda. Sehingga perlu diperbaiki hingga tuntas,” kata Manangin ditemui di ruang kerjanya.

Sejauh ini, lanjut Manangin, Dukcapil Boltim terus melakukan sinkronisasi pendataan jumlah penduduk. Tercatat jumlah penduduk hingga Oktober 2019 mencapai 87.655 jiwa. “Jumlah ini meliputi, laki-laki 45.713 jiwa dan wanita 41.942 jiwa. Sedangkan, perkiraan anomali data penduduk hanya 100-an jiwa. Perlahan sudah kita perbaiki,” terangnya.

Sementara itu, data wajib pilih berdasarkan hasil input pendataan wajib KTP pada bulan Oktober lalu, mencapai 65.646 jiwa. Data ini terdiri atas, jumlah laki-laki sebanyak 34.396 jiwa serta jumlah perempuan 31.250 jiwa. “Bila dikalkulasi, populasi penduduk kita mengalami peningkatan sebesar 0.98 persen atau 1.030 jiwa,” paparnya.

Menurut dia, peningkatan populasi penduduk Boltim dari tahun ke tahun didominasi perpindahan domisili. Terlebih, jelang hajatan Pemilukada Boltim, pemuktahiran data secara masif digalakkan di desa serta sekolah diberbagai wilayah.

“Untuk memaksimalkan pendataan, maka dekat ini tim Dukcapil akan turun ke desa maupun sekolah melakukan pemuktahiran potensi pemilih pemula atau wajib KTP,” pungkasnya.

Penting diketahui anomali data adalah proses pada basis data yang memberikan efek ketidakonsistenan data kependudukan. Anomali sendiri dari referensi yang dirangkum dari berbagai sumber dikategorikan menjadi tiga, yakni anomali peremajaan, anomali penghapusan, dan anomali penyisipan. Nda

85