Dana Pengamanan Pemilukada Boltim

Polres Boltim Kelola Dana Pengamanan Pemilukada Rp3 Miliar

Ambangdotco, BOLTIM – Titik terang pengelolaan dana pengamanan Pemilukada Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akhirnya terjawab sudah dengan hadirnya Polres Boltim.

Pasalnya, meski penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antar kedua belah pihak hingga kini belum terwujud, tetapi sinyalemen pengelolaan dana hibah pengamanan tersebut dipastikan bakal dikelola oleh Polres Boltim.

“Pastinya, yang akan mengelola dana hibah pengamanan Pemilukada adalah Polres Boltim. Walau pengajuan draf anggaran dari Polres Kotamobagu,” demikian ditegaskan Bupati Sehan Landjar kala bersua dengan jurnalis Ambangdotco, Senin (04/10/2019).

Menurut Sehan, besaran dana pengamanan pemilukada tahun ini mencapai Rp3 miliar. Meski demikian, proses penandatanganan NPHD menunggu kesiapan teknis dari Polres Boltim.

“Prinsipnya penyelenggaraan pemilukada damai menjadi tanggungjawab pemerintah daerah. Sembari menunggu hal-hal teknis dari Polres Boltim karena belum lama terbentuk,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Boltim AKBP Irham Halid SIK, menambahkan, bahwa kewenangan tersebut merupakan hak dari Pemkab Boltim. Menurut dia, Polres Boltim sedang menunggu kode satuan Kerja (Satker) dari pemerintah pusat.

“Kode Satker  kita kan belum keluar. Nanti operasional Polres sudah bisa jalan baru kode satker kita usulkan. Bupati menyampaikan bahwa untuk dana pengamanan akan diserahkan ke Polres yang baru,” terangnya.

Sedangkan, untuk kesiapan personil pengamanan menyongsong pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 2020 mendatang, lanjut Irham, Polres Boltim akan meminta dukungan dari satuan induk, Polda bahkan ke Polres terdekat yang daerahnya tidak melaksanakan Pilkada.

“Kita tetap berkoordinasi dengan satuan induk, kalau mengacu pada kondisi sekarang ini kan rekan rekan tahu, Tanggal  15 SK Menpan-RB baru keluar untuk pembentukan polres baru. Dengan jumlah personil yang ada saat ini, tentu tidak memadai. Untuk menyikapinya kita akan minta kekuatan  dari satuan induk dan Polda untuk back-up, atau Polres-Polres terdekat yang tidak melaksanakan pilkada,” pungkasnya. Nda

35