Program Andalan Sehan Landjar Terbengkalai

Ambangdotco, BOLTIM – Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) urung terealisasi pada akhir tahun ini. Penyebabnya, program yang menjadi adalan Sehan Landjar itu bakal terbengkalai hingga dipenghujung tahun ini.

Sontak saja, persoalan ini membuat orang nomor satu di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berang. Ia pun mengultimatum, paling lambat seminggu program yang ditangani Dinas Sosial (Dinsos) setempat segera dipertanggungjawabkan.

BACA JUGAhttps://www.ambang.co/boltim/krisis-pengajar-pejabat-struktural-eks-guru-di-boltim-bakal-ditarik

“Saya instruksikan paling lambat minggu depan laporannya saya pegang. Dananya lumayan besar, kalau tidak mampu tahun ini boleh dianggarkan lagi di tahun anggaran mendatang,” kata Sehan kepada sejumlah jurnalis baru-baru ini.

Sehan kuatir, bila serapan anggaran program RTLH ini dapat menyebabkan pembengkakan pada dana silpa. “Supaya program ini kedepan bisa didanai. Saya juga tidak ingin masalah ini yang beresiko besar,” sentilnya.

Kepala Dinsos Boltim, Rudi Malah, menjelaskan, bahwa dana sebesar Rp14 miliar itu, nantinya akan dipergunakan membiayai 460 unit RTLH yang tersebar pada empat kecamatan. “Memang ada kendala. Program RTLH akan kita lanjutkan pembangunannya mulai bulan depan,” ujarnya saat dikonfirmasi terpisah.

Ia mengaku, telah mengungkapkan beberapa alasan hingga program tersebut belum rampung. Pun demikian, ia memastikan awal  September nanti 460 unit RTLH bertahap direalisasikan satu per satu. “Totalnya terbagi tujuh paket. Saya sangat optimis, tahun ini 460 unit RTLH kita selesaikan pembangunannya,” tukasnya. nda

510