fbpx
Ambangdotco Ambangdotco Berita Terkini Bolmong Raya

Kopi Aceh dan Live Music Jadi Andalan Kedai Naton

Kopi Aceh dan Live Music Jadi Andalan Kedai Naton

TRADISI minum kopi ternyata menjadi tren baru berbagai kalangan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Tak hanya menyasar kawula muda, tradisi minum kopi juga ternyata menjadi tren tersendiri bagi kalangan tua di daerah itu.

Di Kayumoyondi misalnya, ada satu kedai kopi yang menyajikan berbagai citarasa kopi dari berbagai penjuru wilayah di nusantara. Kedai Naton, nama yang akrab ditelinga pengujung, utamanya pecinta kopi di daerah itu.

Tak tanggung-tanggung, jenis kopi yang menjadi andalan khas kedai tersebut adalah Kopi Arabika Aceh. Beroperasi muali pukul 15.00 WITA hingga 23.00 WITA ini menjadi pusat kongkow-kongkow kawula muda setempat.

BACA JUGA: 30 Wartawan Boltim Terima Bantuan Masker Dari PWI Pusat

Hal ini dibenarkan owner Angga Patra kala diwawancarai jurnalis saat berkunjung ke kedai itu, Senin (06/07/2020).

“Kami juga menyediakan kopi aceh yang menjadi menu khas kedai ini. Pastinya, menu dan sajian yang ada disini harganya cocok dengan dompet pengunjung” ujar Angga.

Angga Patra Pemilik Kedai Naton.

Lebih lanjut, Angga membeberkan, ihwal hadirnya Kedai Naton di Boltim, tak lebih dari minatnya terhadap dunia hiburan di daerahnya itu. Di satu sisi, ketertarikan terhadap musik menjadi dorongan awal hadirnya Kedai Naton. 

“Berawal dari suka musik, saya mencari tempat nongkrong di Boltim. Akan tetapi sulit menemukan hiburan yang menyuguhkan live music, sehingga itu saya putuskan untuk membangun Kedai ini sekaligus menyediakan free wi-fi,” bebernya.

Lanjut Angga, rata-rata pengunjung Kedai Naton memiliki latar belakang beragam. Itulah yang menjadi ciri khas kedai yang ia kelola. “Ini jadi pilihan mereka berkumpul membahas hal-hal yang mereka anggap layak didiskusikan. Ada yang nongkrong sambil bicara politik walaupun bukan ahlinya, ada juga wartawan hingga para gamer sambil menikmati ciri khas kopi yang tersedia di kedai ini,” tandasnya.

Ini juga dibenarkan Rifky Palengkahu, pengunjung saat bersua dengan jurnalis di Kedai Naton.

“Kedai Naton jadi tempat pilihan saya melepas lelah setelah bekerja seharian. Tempatnya cozy dan pasti harga yang ditawarkan cocok bagi pengunjung seperti saya,” ungkap Rifky.

Meski begitu, walau lokasinya berada di tengah pemukiman padat penduduk, namun lokasinya terkesan nyaman dan tak kalah menariknya kafe atau kedai di daerah lain. Dan sekedar informasi, kedai ini hadir di Boltim semenjak setahun silam.

 

Peliput:  Nanda Lumanauw

Editor : Iskandar Zulkarnain Ahmad