fbpx
Ambangdotco Ambangdotco Berita Terkini Bolmong Raya

Larangan dan Amalan di Bulan Muharam

Ibadah Muharam

Ambangdotco, GAYA HIDUP – Tahun Baru Islam ditandai dengan masuknya tanggal 1 Muharam yang bertepatan dengan 1 September 2019. Bulan Muharam memiliki keutamaan yang besar. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan di Bulan Muharam.

Bulan Muharam merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah yang dihitung berdasarkan revolusi bulan. Nabi Muhammad SAW menyebut bulan Muharam sebagai Syahrullah atau berarti Bulan Allah.

Muharam Dilarang Melakukan Kerusakan Dan Peperangan

Allah melarang umat Islam untuk berbuat kerusakan, terutama di bulan ini, lantaran keutamaan bulan Muharam adalah bulan suci, sesuai dengan firman Allah dalam Alquran Surat At Taubah ayat 36.

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (suci). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu,” terjemahan QS At Taubah ayat 36.

Muharam Merupakan Salah Satu Dari Empat Bulan Suci Dalam Agama Islam

Empat bulan suci yang dimaksud itu adalah bulan Dzulqaadah, Dzulhijjah, Muharam, dan Rajab. Ini sesuai dengan hadis sahih dari Bukhari.

“Waktu berputar sebagaimana keadaannya semula ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Tahun terdiri dari 12 bulan, empat di antaranya adalah bulan suci, tiga berurutan yaitu Zulkaidah, Zulhijah, dan Muharam, dan yang keempat adalah Rajab,” (HR. Bukhari: 4054. Dikutip dari Ensiklopedi Hadist).

Bulan-bulan ini dinamakan bulan suci karena pada bulan ini umat Islam diharamkan melakukan pembunuhan atau peperangan. Pada bulan ini pula, larangan berbuat haram lebih ditekankan karena bulan-bulan ini termasuk bulan yang mulia. Sedangkan amalan ketaatan juga akan berbalas pahala yang besar.

Amalan Dalam Bulan Muharam

Salah satu amalan yang utama di bulan Muharam adalah puasa. Umat Islam dianjurkan memperbanyak puasa di bulan Muharam. Salah satu puasa sunah yang dapat dilakukan adalah Tasu'a pada 9 Muharam dan Asyura pada 10 Muharam.

“Seutama-utama salat setelah salat wajib adalah salat pada sepertiga akhir malam, dan seutama-utama puasa setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulan Muharam,” (HR.Muslim : 1983).

Amalan lain yang dapat dilakukan saat memasuki tahun baru di bulan Muharam di antaranya adalah bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah, muhasabah atau introspeksi diri, dan mengenang perjalanan hijrah nabi Muhammad.

Momen memasuki Tahun Baru Islam dapat pula dilakukan dengan cara berdoa kepada Allah SWT. Doa juga merupakan bentuk pengharapan kepada Allah agar mendapatkan rahmat serta keutamaan bulan Muharam. Editor

 

 

 

sumber : cnnindonesia.com