Ninoy Karundeng

Video Rekaman Penganiayaan Ninoy Karundeng Viral

Ambangdotco, JAKARTA – Video rekaman penganiayaan pegiat medsos Ninoy Karundeng berdurasi 2 menit 42 detik itu beredar. Ninoy tampak mengenakan kaos berwarna hitam dan tengah duduk dengan latar belakang dinding berwarna kuning.

Terdengar ia sedang diinterogasi ihwal keberadaannya diduga saat itu berada di lokasi demo di DPR. “Kamu datang ke sini dalam rangka apa?” tanya si pria tak dikenal tersebut.

“Saya hanya meliput demo di DPR,” jawab Ninoy.

Lantas, pria tak dikenal menanyakan isi dari laptop milik Ninoy yang bernada unsur kebencian. “Kamu meliput demo terus dalam laptop kamu itu ada unsur-unsur kebencian yang diarahkan kepada tokoh-tokoh yang sangat dekat dengan kita. Tujuannya apa?” tanya pria tersebut.

Lantas Ninoy menjawab ia khilaf. Sayangnya, jawaban Ninoy tak serta merta membuat pria tersebut puas. Akibatnya, ia mengeluarkan kalimat bernada ancaman.

“Kamu bukan khilaf tapi itu memang pekerjaan kamu, kalian kalau tidak bekerja seperti itu tidak akan makan. dan memang di situ dandangnya kalian, pancinya kalian di situ.”

Pria itu kemudian menanyakan Ninoy sudah berapa lama bekerja sebagai buzzer serta berasal dari jaringan mana.

Saat dijawab Ninoy hanya bekerja sendirian, si pria misterius itu naik pitam dan menyebut pembohong.

“Jangan bohong kamu. Ngaku enggak. Aku paling mudah diajak ngomong baik-baik dan paling cepat emosi kalau enggak ngomong baik-baik,” ancamnya.

Hal ini dibenarkan, Jack Lapian saat mendampingi Ninoy Karundeng. Jack menduga tersebarnya video intimidasi terhadap Ninoy dilakukan dari pihak pelaku. Namun, secara tidak sengaja.

“Pihak mereka (pelaku) yang sebar, mungkin disebar grup WA lalu bocor. Mungkin saja ya,” ucap Jack dalam keterangannya dilansir merdeka.com, Selasa (01/10/2019).

Jack mengungkapkan Ninoy urung melaporkan peristiwa penculikan, penganiayaan serta intimidasi yang ia terima ke aparat berwajib. Alasannya, karena para penculik sudah mengetahui rumah pribadinya. Ninoy tidak ingin hal-hal buruk menimpa keluarganya.

“Ninoy takut lapor polisi karena pelaku sudah tahu rumahnya dia,” kata Jack.

Meski demikian, Jack mendorong Ninoy tetap membuat laporan. Ia khawatir akan ada Ninoy Ninoy lain.

“Saya sudah bilang jangan takut lapor polisi. Ini bukan karena dia pendukung Jokowi ya. Tapi ini sudah masuk ranah pidana. Karena dikhawatirkan jika tidak melapor, maka akan ada Ninoy Ninoy lainnya. Akan ada aksi-aksi penculikan karena berseberangan. Ini yang harus dihindarkan,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo kepada berbagai awak media mengungkapkan, tengah menyelidiki dugaan penculikan disertai penganiyaan terhadap Ninoy Karundeng.

“Iya, saya tanyakan ke teman-teman siber dulu soal video itu untuk didalami,” singkat Dedi Prasetyo di Mabes Polri Jakarta. Editor

 

 

sumber : merdeka.com

 

719