Pilkada Boltim Ditunda

Jamal Cs Tunggu KPU RI Seandainya Pilkada Boltim Ditunda

Ambangdotco, BOLTIM – Ancaman pandemi virus corona di Indonesia tampaknya tak boleh dianggap sebelah mata. Tak ayal, imbas virus tersebut dikuatirkan banyak pihak menyerempet hingga ke tahapan pelaksanaan pesta demokrasi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) di depan mata.

Tak pelak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boltim dibuat keblinger dalam pelaksanaan tahapan Pemilhan Bupati dan Wakil Bupati kelak. Pasalnya, rata-rata tahapan yang sudah terjadwal justru melibatkan kumpulan massa.

Sontak saja, Ketua KPU Boltim Jamal Rahman membenarkan kendala yang bakal terjadi bila serangan corona tak kunjung reda, sesaat ditemui jurnalis Ambangdotco, di ruang kerjanya, Rabu (18/03/2020).

“Soal tunda atau tidak, saya belum berani berandai-andai. Karena hajatan ini merupakan agenda nasional,” kata Jamal.

Pihaknya pun, hingga kini tengah memutar otak menyiasati tahapan yang melibatkan banyak orang pada medio Juni mendatang.

“Sekarang yang dipikirkan adalah langkah-langkah antispatif, termasuk mengatur secara teknis untuk menghindari orang banyak berkumpul. Sebab, medio Juni termasuk waktu padat tahapan KPU yang justru banyak orang, seperti pendaftaran calon bupati,” tuturnya.

Di satu sisi, Abdul Kader Bahmid, komisioner KPU yang membidangi divisi teknis tahapan KPU Boltim, menyebutkan, pihaknya enggan mengambil resiko dalam menyukseskan pilkada serentak ditengah momok ancaman pandemi covid-19.

“Yang menetapkan tahapan adalah KPU RI. Batal atau tunda tahapan ini sepenuhnya diserahkan ke mereka. Kalau misalnya, ada putusan dari KPU RI ditunda kita ikut saja, karena teknis penyelenggara daerah itu tugas kami,” jelasnya.

Terkini, tahapan paling dekat seperti pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Menurut komisioner KPU Boltim lainnya, Terry Suoth, pihaknya kemungkinan melibatkan instansi teknis seperti dinas kesehatan setempat, sebagai upaya preventif penyebaran virus corona.

“Sebelumnya juga koordinasi lalu saat rekrutmen PPK, Dinas Kesehatan juga dilibatkan dalam pemantauan. Nanti, saat tahapan ini mereka akan kita mintai memantau. Itu juga tertuang dalam kerjasama dengan Kementerian Kesehatan,” terangnya.

Perihal pelantikan PPS secara massal, Terry mengatakan, pihaknya tengah mencari cara agar hajatan tersebut terselenggara secara maksimal.

“Entah dilakukan massal atau per wilayah masih kita godok. Nanti kita kaji bersama seluruh komisioner dalam rapat nanti,” pungkasnya. Nda

238